Sebuah kasus dugaan pelecehan seksual terhadap remaja perempuan melalui modus casting film tengah menjadi sorotan luas di Indonesia. Cerita ini pertama kali viral setelah korban membagikan pengalaman pribadinya di X, mengungkap proses casting yang awalnya tampak profesional, tetapi berakhir dengan permintaan yang bersifat seksual.
Korban, seorang remaja berusia 17 tahun, awalnya melamar untuk sebuah proyek film bergenre thriller psikologis yang beredar di media sosial. Setelah menghubungi nomor kontak yang tertera, ia kemudian diundang untuk mengikuti proses casting secara langsung. Pada awalnya, suasana terlihat ramah dan profesional, korban disambut dengan baik, diberi minum dan makanan, sehingga merasa aman dan tidak curiga.
Beberapa hari kemudian, korban diberitahu bahwa ia lolos casting. Namun, situasi berubah ketika sutradara menginformasikan bahwa peran yang akan dijalani mengandung unsur sensual. Bahkan, korban diminta mengirim foto dengan pose tertentu dan diperlihatkan video dewasa sebagai referensi peran.
Tindakan ini membuat korban merasa tertekan dan tidak nyaman. Akhirnya, ia memutuskan mundur dari proyek tersebut dan membagikan pengalamannya di X, yang langsung menarik perhatian publik dan viral dalam waktu singkat.
Saat ini pelaku sudah membuat video klarifikasi, hanya saja tidak sesuai bahkan menyanggah semua perbuatannya kepada korban. Pelaku menghilang, setelah klarifikasi yang tidak berdasar itu dan juga menonaktifkan ig nya. Dari pihak agensi, @agencyartisindonesia hingga kini masih belum ada pertanggungjawaban mengenai kasus ini.
Sumber: X/adnazraa